Unggah gambar
Tarik dan lepas, tempel (Ctrl+V), atau klik untuk memilih file
Unggah screenshot, foto, dokumen scan, dan PDF lalu ubah menjadi teks yang siap diedit dan dipakai lagi.
Tarik dan lepas, tempel (Ctrl+V), atau klik untuk memilih file
Mendukung gambar dan PDF (maksimal 20 halaman), hingga 10 file
Ubah konten berbasis gambar menjadi teks yang bisa diedit lewat alur OCR berbasis browser yang cepat dan praktis.
Gambar ke teks, atau OCR, adalah proses membaca tulisan yang ada di dalam screenshot, dokumen hasil scan, foto, dan PDF berbasis gambar lalu mengubahnya menjadi teks digital yang bisa disalin dan diedit. Jadi Anda tidak perlu mengetik ulang dari awal.
Anda cukup mengunggah file, sistem akan mendeteksi area teks dan mengenali karakter, lalu hasilnya bisa langsung disalin atau diunduh. Alur ini cocok untuk kebutuhan cepat maupun pekerjaan berulang tanpa mewajibkan pembuatan akun terlebih dahulu.
Banyak kebutuhan harian datang dari screenshot chat, kuitansi, slide presentasi, arsip scan, halaman PDF, atau foto dokumen dari ponsel. Yang dibutuhkan biasanya sederhana: proses cepat, hasil jelas, dan teks yang langsung bisa dipakai lagi.
Ambil teks dari gambar tanpa perlu mengetik ulang secara manual.
Ubah foto dokumen, catatan, atau struk menjadi teks yang bisa diedit.
Salin teks dari tangkapan layar dengan cepat.
Ekstrak isi dari PDF dan dokumen hasil scan.
Gunakan OCR langsung dari browser tanpa instal aplikasi.
Jadikan hasil scan dokumen lebih mudah dicari dan dipakai lagi.
Ambil teks dari gambar dan file visual dengan alur yang sederhana.
Kenali dokumen dalam beberapa bahasa dalam satu proses OCR.
Pakai OCR dari ponsel untuk kebutuhan cepat di luar meja kerja.
Baca tabel, daftar, dan lembar data untuk dipindahkan ke alur kerja berikutnya.
Temukan teks di dalam gambar agar file lebih mudah dicari dan ditata.
Mulai tanpa hambatan: Anda bisa langsung buka halaman, unggah file, dan melihat hasil tanpa langkah tambahan.
Hasil cepat: Sangat membantu untuk kebutuhan ad hoc saat yang dibutuhkan hanya teksnya sekarang juga.
Mudah diteruskan ke alat lain: Setelah teks diekstrak, hasilnya mudah dipindahkan ke dokumen, catatan, spreadsheet, atau alat terjemahan.
Cocok untuk file kerja umum: Screenshot, formulir, kuitansi, dokumen cetak, dan PDF bisa ditangani dalam satu tempat.
Pas untuk OCR ringan yang berulang: Terutama berguna untuk individu atau tim kecil yang sering memproses banyak file berukuran kecil.
Pelajar dan mahasiswa: Untuk mengubah slide, halaman buku, dan referensi menjadi catatan yang mudah diedit.
Tim administrasi dan operasional: Untuk memindahkan invoice, formulir, dan dokumen hasil scan ke alur kerja digital.
Peneliti dan analis: Untuk menarik teks dari laporan, grafik, dan materi arsip.
Tim lapangan dan perjalanan: Untuk membaca papan informasi, menu, pemberitahuan cetak, dan dokumen yang difoto dari ponsel.
Penulis dan tim konten: Untuk memakai ulang teks dari screenshot, layout, dan dokumen yang diberi anotasi.
Developer dan tim produk: Untuk mengekstrak teks dari tangkapan UI dan dokumentasi internal.
Mesin OCR mendukung 100+ bahasa pengenalan, termasuk Bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, Spanyol, Prancis, Jerman, Arab, Portugis, Italia, Belanda, Polandia, Turki, Vietnam, Thailand, Hindi, Melayu, Ibrani, Yunani, Ceko, Rumania, Hungaria, Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia, Ukraina, Bulgaria, Slovakia, dan lainnya.
Dibangun untuk menangani campuran file yang benar-benar muncul dalam pekerjaan: screenshot, scan, PDF, dan foto dari ponsel.
Berguna untuk dokumen multibahasa, screenshot campuran bahasa, dan materi dari sumber internasional.
Dirancang untuk mempercepat alur dari unggah file sampai teks siap dipakai.
Bekerja paling baik pada teks cetak yang jelas, namun tetap andal untuk banyak tata letak umum.
Alur OCR yang sama juga nyaman dipakai saat file berasal dari kamera ponsel.
Alur pemrosesan singkat lebih cocok untuk dokumen sensitif dan pekerjaan OCR sekali pakai.
Salin hasilnya langsung atau unduh untuk editing, pelaporan, dan arsip.
Alat OCR yang baik seharusnya masuk ke pekerjaan, belajar, dan dokumentasi tanpa membuat alur jadi rumit.
Ubah kontrak, formulir, dan arsip hasil scan menjadi teks yang lebih mudah diarsipkan dan dicari.
Ambil teks dari posting sosial, tampilan aplikasi, chat dukungan, dan gambar yang dibagikan.
Ubah halaman buku, slide kuliah, dan handout menjadi catatan yang bisa dicari.
Ekstrak teks dari menu, rambu, dan pemberitahuan sebelum diteruskan ke proses terjemahan.
Baca nama, nomor telepon, dan informasi perusahaan dari kartu nama cetak.
Tarik teks dari daftar, tabel, dan lembar data sebelum dipindahkan ke sistem internal.
Sedikit pemahaman tentang OCR membantu tim menyiapkan file lebih baik dan mendapatkan hasil yang lebih stabil.
OCR adalah singkatan dari optical character recognition. Teknologi ini mengubah tulisan di dalam gambar atau dokumen scan menjadi teks digital yang bisa disalin, dicari, dan diedit.
Alur OCR umumnya meliputi pembersihan gambar, deteksi teks, pengenalan karakter, lalu penyusunan hasil akhir. Sistem modern lebih banyak mengandalkan model machine learning.
Ketajaman teks, kontras, tata letak yang rapi, dan minim distorsi sangat memengaruhi kualitas OCR. Foto blur, bayangan kuat, atau latar yang ramai membuat pengenalan lebih sulit.
Gunakan file yang jelas, jaga halaman tetap lurus, hindari silau, dan potong bagian yang relevan bila perlu. Input yang lebih baik hampir selalu menghasilkan OCR yang lebih baik.
Banyak kebutuhan OCR harian sekarang datang dari kuitansi, formulir, papan informasi, catatan, dan dokumentasi lapangan yang difoto lewat ponsel.
OCR bergerak menuju pemahaman layout yang lebih kuat, dukungan multibahasa yang lebih baik, dan integrasi lebih dalam dengan otomasi lanjutan.
Beberapa keputusan kecil sebelum mengunggah file bisa membuat hasil ekstraksi jauh lebih bersih dan mudah dipakai ulang.
Kalau ada banyak screenshot atau scan, memprosesnya sekaligus jauh lebih efisien daripada mengulang alur unggah satu per satu.
Untuk foto yang gelap, miring, atau banyak noise, sedikit perbaikan kontras atau pelurusan sering membuat OCR jauh lebih baik.
PNG dan hasil scan berkualitas tinggi biasanya menjaga bentuk huruf lebih baik dibanding gambar yang terlalu terkompresi.
Kalau file memuat terlalu banyak blok konten, fokus pada bagian target biasanya membantu pembacaan dan mengurangi pembersihan setelahnya.
OCR bukan lagi sekadar fitur tambahan. Di banyak sektor, OCR sudah menjadi bagian dari alur penanganan informasi sehari-hari.
Mendukung digitalisasi catatan cetak, resep, dan halaman laporan agar lebih mudah dicari dalam sistem.
Berguna untuk mengekstrak teks dari laporan, formulir, kontrak, kuitansi, dan dokumen identitas.
Membantu membaca label, lembar inspeksi, dan dokumen produksi yang masih berbasis kertas atau gambar.
Bermanfaat untuk materi kuliah, scan perpustakaan, handout cetak, dan alur pencatatan belajar.
Mendukung input informasi produk, kuitansi, label pengiriman, dan dokumen operasional.
Membantu memindahkan arsip, formulir, dan layanan berbasis dokumen menuju catatan digital yang bisa dicari.